Hari Selasa kemarin saya sudah bersiap untuk melakukan exam ulangan untuk mata kuliah metode riset kuantitatif bagian kedua, bagian pertamanya sudah lulus, bagian duanya belum lulus yang (entah kenapa) dicitrakan rada horor, multivariate modelling dengan tool SPSS yang diasuh oleh Prof.Snijders. Mungkin yang bikin horor karena dalam waktu 8 minggu harus mastering multivariate modelling dg standar si profesor tea, duuh klo bikin soal. Ini adalah ujian terakhir yang harus saya ikuti, dan ini adalah matakuliah penyetaraan untuk mahasiswa internasional, bukan bagian dari matakuliah master program.
Sistem akademis di Belanda, untuk ujian harus registrasi online khusus mengikuti exam lewat blackboard/studyweb, ada batas akhir pendaftaran, jadi klo tidak terdaftar (meskipun karena lupa) biasanya tidak akan bisa masuk ruang ujian. Karena ada yang disebut Exam Committee/Exam Board yang secara resmi menyetujui pengeluaran nilai kita, tugas dosen adalah memberi ujian, mengoreksi, dan mengirim hasilnya ke Exam Board. Exam board akan memverifikasi apakah sesuai dg daftar registrasi exam, sesuai dengan daftar kehadiran di ruang kelas, kemudian akan mengesahkan nilai & jumlah ECTS nya. Exam board ini jg lembaga yang akan bersidang/melayani appeal, keberatan atas suatu nilai, menyidang tersangka plagiarisme, memutuskan hukuman, atau bisa menentukan mata kuliah ‘darurat’ yang harus diambil student.
Saya mendaftar ujian untuk mata kuliah Method and Model for Behavioral Research yang berkode 0AP03, nah mata kuliah ini dibagi dua babak, bagian pertama 3 ECTS berkode 0AP07, bagian kedua 3 ECTS berkode 0AP05, nama matakuliahnya sama. Nanti dua nilai ini akan digabung menjadi 0AP03 sejumlah 6 ECTS. Jadi jika belum lulus salah satunya, maka dua2nya nilai tidak akan bisa didapat.
Bagian kedua yang rada horor ini sudah saya persiapkan baik2, ujiannya menggunakan komputer, membawa laptop sendiri2, soal dikirim satu atau dua hari sebelumnya dalam bentuk terenkripsi, di kelas akan diberitahu passwordnya. Untuk menghindari kecurangan, maka masing2 student harus mengaktifkan software monitoring aktifitas di komputer yang filenya juga dikirim besarta jawaban ujian. Ujian berlangsung 3 jam.
Di studyweb/blackboard akan ada tanggal, waktu, dan tempat ujian. Saya lihat terdaftar untuk hari Selasa, 12 April 2011, pukul 14 – 17, di ruang Pavilion U-46, ruangan yang cukup jauh dengan berjalan kaki dari gerbang depang TU/e. Dengan naik kereta jam 10 dari Delft, maka akan nyampe di Eindhoven jam 11.30, waktu masih cukup untuk membuka coretan rangkuman lagi. Saya mampir dulu ke kantin Spoortzaal, suasananya asyik ga terlalu rame, saladnya lengkap kap kadang suka nemu sayuran/buah yg aneh, dan mesin kopi gratis he..he.. Kemudian meneruskan perjalanan menuju Pavilion, dan mengambil tempat yang tenang di perpustakaan fakultas yang terletak di kompleks Pavilion.
Jam 13.30 saya menuju ruangan, di jalan ketemu mba Sherly (satu fakultas beda master program), dia memberi tips2 mengerjakan soal Snijders, pokoknya yang pilihan ganda kerjakan dg cepat jangan lebih dari 30 menit, sisanya untuk mengerjakan soal analisis, waktunya biasanya ga cukup. Okay dech bismiLlah… sampai di ruangan saya merasa ada kejanggalan, kenapa di setiap meja tidak ada colokan ya… akhirnya saya memilih tempat paling pojok belakang yang deket colokan di dinding.. kemudian keluar lagi ke toilet (kehamilan yang makin besar menyebabkan lebih sering ke toilet), masuk ruangan lagi lihat pengawas ujian (biasanya pensiunan, kakek2/nenek2 yg sepuh2) sudah membagikan presensi hadir (satu orang satu kertas kecil yang harus ditandatangani).
more…
Recent Comments